Kamis, 28 Oktober 2010

3 Pertarungan Terbaik Muhammad Ali Sepanjang Abad ke-20



Muhammad Ali VS Sonny Liston (25 Februari 1964)


Perebutan Gelar kelas berat tahun 1964 antara Ali dan Liston di nonton oleh sebagian besar penggemar tinju sebagai pertandingan antara masa lalu dan masa depan. Sebelum bertanding Ali berkata kepada wartawan strategi untuk memenangkan pertandingan melawan Liston adalah "FLOAT LIKE A BUTTERFLY STING LIKE A BEE". Ali melayangkan pukulan telak ke Liston dan membuat Liston terluka parah yang tidak keluar dan KO pada Ronde ke Tujuh. Ali mendapatkan gelar tinju kelas berat pada usia 22 tahun. Di sini ia berteriak kepada wartawan, “Aku yang terhebat!” Liston mengalami cedera pada leher-nya yang membuat-nya mengundurkan diri dari pertandingan.






Muhammad Ali VS George Foreman (30 Oktober 1974) Kinsasha, Zaire


Ali merebut gelar juara dunia kelas berat WBC dan WBA setelah mengalahkan George Foreman pada ronde ke-8. Pertandingan itu dikenal sebagai “Rumble in the Jungle.” Ali saat itu tidak diunggulkan. Namun dengan kecerdikannya Ali mampu menguras tenaga Foreman dari awal ronde. Dan pada saat yang tepat Ali mampu menjungkalkan Foreman ke peraduannya. Disinilah kekuatan fisik Muhammad Ali tiada tertandingi oleh petinju manapun hingga saat ini.

Muhammad Ali VS Joe Frazier (1 Okt 1975) Thrilla in Manila

Ali menang TKO pada ronde ke-14 dalam pertandingan yang sangat seru dan menegangkan, bahkan disebut sebagai salah satu "pertandingan tinju terbaik abad 20."
Frazier yang kelelahan akhir-nya menyerah dan tidak mau melanjut-kan pada istirahat menjelang ronde ke-15. Setelah itu, saat akan wawancara dengan televisi, Ali terjatuh karena kehabisan tenaga. Setelah istirahat beberapa menit, wawancara baru bisa dilakukan, tapi Ali harus duduk di bangku karena sudah kehabisan tenaga. "Frazier adalah petinju terhebat yang pernah saya hadapi," kata Ali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar